Sudah Tahu Mobil Rusak, Supir ini Malah Melaju Kencang Hingga Masuk Jurang

Edy Irawan
.
Senin, 28 Februari 2022 | 12:17 WIB
Warga berupaya mengevakuasi korban kecelakaan dari dalam Bus. (Foto: ewn)

BIMA, iNews.id - Sebuah bus jurusan Sumbawa-Bima, jatuh ke jurang dengan kedalaman sekitar 7 sampai 8 meter tepatnya di jalur wisata pemandian Madapangga, Desa Ndano, Kecamatan Madapangga, Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB) pada minggu (27/02/2020). 

Bus angkutan umum Meri Putri yang membawa penumpang 11 orang ini, mengalami rem blong saat melaju kencang ditikungan curam. Supir bus yang diketahui berinisial SM, tak mampu mengendalikan laju kendaraan yang dikemudinya sehingga oleng sebelum jatuh ke jurang. 

Kepala Satuan Lalu Lintas (Kasat Lantas) Polres Bima, Iptu Niko Hardiyansah membenarkan adanya kecelakaan tunggal tersebut. Dari 11 orang penumpang, 2 diantaranya merupakan balita. 

"Bus ini dari arah barat Kabupaten Sumbawa dengan tujuan Bima membawa 11 penumpang. Sesampai di Tempat Kejadian Perkara (TKP), bus mengalami rem blong sehingga oleng saat melaju kencang dan akhirnya  masuk jurang," kata Kasat Lantas pada Senin (28/2/2022). 

"Akibat kejadian ini, penumpang bus mengalami luka-luka dan dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis," lanjutnya. 

Dari keterangan pengemudi, Bus Meri Putri ini sempat mengalami kerusakan yang tak jauh dari TKP. Namun, kerusakan tersebut dapat diatasi oleh supir dan dibantu kernetnya. 

"Saat jalan kembali, supir bus sempat merasakan ada kerusakan pada rem mobilnya, sehingga ia pun berhenti sejenak untuk meminta bantuan tambahan minyak rem di mobil lainnya. Akan tetapi, minyak rem itu tidak diisi malah disimpan," ungkapnya. 

Bus tersebut pun kembali melaju dengan kencang. Tepat di lokasi kejadian di jalan yang menikung akhirnya mengalami nasib naas, bus terperosok masuk jurang. 

"Beruntung para penumpang langsung dievakuasi oleh pengendara lain yang melintas serta dibantu warga sekitar. Kecelakaan ini murni akibat kelalaian pengemudi yang melaju kencang disaat kondisi mobil mengalami kerusakan. Saat ini, supir dan kernetnya masih dimintai keterangan setelah tim lantas melakukan olah TKP," pungkasnya

Editor : Edy Irawan

Follow Berita iNews Bima di Google News

Bagikan Artikel Ini