Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Aksi Anarkis dengan Merusak Mobil Dinas, 6 Mahasiswa di Bima Ditetapkan Tersangka
Advertisement . Scroll to see content

Dugaan Penghinaan di Medsos, Polisi Layangkan Surat Permintaan Keterangan Dua Akun Milik TKW Dompu

Senin, 29 Januari 2024 | 21:42 WIB
  • author Edy Irawan
Dugaan Penghinaan di Medsos, Polisi Layangkan Surat Permintaan Keterangan Dua Akun Milik TKW Dompu
Surat permintaan keterangan yang dilayangkan Reskrim Polres Bima Kota. (Foto: Postingan akun Juwita Ita)

BIMA, iNews.id - Penyidik Tindak Pidana Khusus (Tipidsus) Reskrim Polres Bima Kota, Polda Nusa Tenggara Barat (NTB), melayangkan surat permintaan keterangan terhadap 2 akun Facebook terlapor "Juwita Ita" dan "Omma Yetti" atas dugaan pencemaran nama baik dan dugaan penghinaan melalui media sosial (Medsos) Facebook.

Kedua akun yang merupakan milik TKW atau Pekerja Migran Indonesia (PMI) di Singapura tersebut, telah dilaporkan oleh pemilik Toko Emas Beby, Kurniawan (43) asal Kecamatan Sape, Kabupaten Bima, pada Jumat (19/1/2024) lalu. 

Diketahui, pemilik akun Omma Yetti bernama asli Yeti Putria Ningsih berasal dari Kelurahan Simpasai, Kecamatan Woja, Kabupaten Dompu. Sementara pemilik akun Juwita Ita beralamat di Desa Hu'u, Kecamatan Hu'u, Kabupaten Dompu. 

Menindaklanjuti laporan itu, Senin (29/1/2024) penyidik setempat melayangkan surat permintaan keterangan terhadap keduanya yang dijadwalkan pada Kamis (01/2/2024) mendatang, dalam tahapan penyelidikan atas dugaan penghinaan di Medsos (Facebook). 

Kasat Reskrim Polres Bima Kota, Iptu Punguan Hutahean membenarkan, jika surat permintaan keterangan terhadap dua orang terlapor telah dilayangkan ke alamat pemilik akun Juwita Ita dan Omma Yetti. 

"Benar, kami sudah melayangkan surat terhadap kedua pemilik akun itu. Hal ini dilakukan sebagai upaya penyelidikan atas dugaan penghinaan di Medsos," kata Kasat Reskrim, saat dikonfirmasi pada Senin (29/1/2024). 

Editor: Edy Irawan

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut