Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Tersangka Korupsi Dana KUR, Karyawan Ini Dijebloskan ke Penjara
Advertisement . Scroll to see content

Kejari Bima Hentikan Dua Perkara Melalui Restoratif Justice

Jum'at, 09 Juni 2023 | 13:49 WIB
  • author Hasan Kurniawan
Kejari Bima Hentikan Dua Perkara Melalui Restoratif Justice
Kejaksaan Negeri Bima telah menghentikan penuntutan hukum terhadap dua perkara berdasarkan keadilan restoratif atau restorative justice (RJ). Foto: Ist

Akhirnya, tersangka dan korban dipertemukan setelah Jaksa Fasilitator, yaitu I Made Adi Estu Nugrahan dan Agus Kurnia Sandy, melakukan upaya perdamaian pada tanggal 29 Mei 2023 di Kantor Kejaksaan Negeri Bima.

"Melalui pertemuan semua pihak tersebut, diperoleh hasil dengan adanya Kesepakatan perdamaian tanpa syarat yang ditandatangani oleh para pihak dan disaksikan oleh Ketua RT setempat dan Tokoh Masyarakat. Para pihak menyadari bahwa perbuatan tersangka bukanlah niat/kesengajaan, melainkan sebuah cobaan dan musibah bersama sehingga mereka membuka hati untuk saling memaafkan," ungkap Oktaviandi.

Oktaviandi menjelaskan bahwa alasan penghentian penuntutan berdasarkan restoratif justice adalah karena Arahman telah beritikad baik dengan memberikan uang kompensasi untuk pengobatan. 

Ia merupakan tulang punggung keluarga yang kurang mampu dan ini adalah kali pertama ia melakukan tindakan pidana serta belum pernah dihukum sebelumnya.

Masuk ke perkara kedua, tersangka bernama Ikrawan Saputra terbukti melanggar Pasal 480 ayat (1) KUHP tentang penadahan barang curian. Ikrawan diketahui menjual handphone curian yang dimiliki oleh adiknya.

"Tersangka menjual handphone hasil curian adiknya dan mendapatkan bagian sebesar Rp 50 ribu, kemudian uang tersebut digunakan oleh tersangka untuk membelikan susu dan pempers anaknya. Ini adalah kali pertama tersangka melakukan tindak pidana," tambah Oktaviandi.

Editor: Sazili MustofaEditor Jakarta

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut